Kondisi gedung sekolahan Madrasah
Tsanawiyah (MTs) Al Islah Wringinharjo yang beralamat di Jl. Tanjungwangi No.
9, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah saat ini sangat
memprihatinkan.
Meski dalam keadaan yang memprihatinkan,
namun MTs yang berdiri tahun 1983, tetap berusaha mendidik siswa-siswinya
sehingga mampu memiliki 216 siswa, 17 tenaga pendidik serta 4 tenaga
kependidikan.
MTs Al Islah sangat membutuhkan perhatian
khusus dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pusat. Karena, untuk
kegiatan belajar mengajar (KBM) sangat memprihatinkan, selain bagian atap dan dinding ruang kelas yang sudah lapuk,
ketika musim hujan proses KBM terganggu, lantaran air masuk kedalam kelas.
Menurut Kepala Sekolah MTs Al Islah, M. Abdul
Wahid, setelah adanya bantuan operasional sekolah (BOS) sekolah kami tidak
pernah menarik biaya kepada siswa alias gratis. Jadi untuk semua kegiatan
disekolah andalanya, ya dari dana BOS itu. Terkadang, kami repot juga untuk
membayar honor tenaga pendidik dan kependidikan, jika dana BOS terlambat turun
“Keinginan
kami adalah memiliki komputer dan merehab
5 ruang kelas serta mempunyai perpustakaan. Pasalnya ruang perpustakaan yang
sekarang di gunakan adalah ruang laboratorium IPA,” ungkapnya.
Wahid berharap kepada pemerintah agar memberikan
bantuan untuk merehab ruang kelas yang sudah tidak layak supaya pantas dan dapat digunakan kegiatan belajar,
sehingga MTs Al Islah bisa mencetak generasi yang terampil, cerdas, bertaqwa
dan berdedikasi tinggi khususnya di wilayah Wringinharjo.//dodo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar